Duka Wawako Jambi: Sang Nakhoda Perahu Wisata Tewas dalam Insiden Tenggelam

Sebuah kabar duka menyelimuti Pemerintah Kota Jambi, khususnya Wakil Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana, M.Kes., setelah insiden tragis menimpa perahu wisata yang dikemudikannya. Sang Nakhoda Tewas dalam peristiwa tenggelamnya perahu yang sedang membawa rombongan, menimbulkan keprihatinan mendalam di berbagai kalangan. Insiden ini tidak hanya menjadi duka pribadi, tetapi juga peringatan penting tentang keselamatan transportasi air. Kehilangan Nakhoda Tewas ini meninggalkan duka bagi keluarga dan masyarakat.

Peristiwa nahas itu terjadi pada hari Sabtu, 17 Mei 2025, sekitar pukul 15.30 WIB, di perairan Sungai Batanghari, Jambi. Perahu ketek yang dikemudikan langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana, M.Kes., sedang membawa rombongan dalam rangka meninjau potensi wisata air di sekitar Danau Sipin. Menurut laporan awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, perahu tersebut diduga oleng dan terbalik setelah dihantam ombak besar yang tiba-tiba muncul.

Meskipun upaya penyelamatan segera dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, Polairud, dan warga sekitar, Wakil Wali Kota Jambi ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Beliau segera dilarikan ke RSUD Raden Mattaher Jambi. Namun, setelah mendapatkan penanganan medis intensif, nyawa beliau tidak dapat tertolong. Tim dokter menyatakan sang Nakhoda Tewas pada pukul 17.00 WIB di hari yang sama, akibat murni tenggelam.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Eko Budiyanto, dalam konferensi pers pada Minggu, 18 Mei 2025, menyampaikan duka cita mendalam atas insiden ini. “Kami telah melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi mata. Dugaan awal adalah faktor alam dan kondisi perahu yang mungkin kelebihan kapasitas, namun penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan,” jelas Kombes Eko. Pihak kepolisian juga akan memeriksa kelengkapan standar keselamatan perahu wisata yang beroperasi di wilayah tersebut.

Wafatnya Wakil Wali Kota Jambi sebagai Nakhoda Tewas dalam insiden ini menjadi pengingat yang menyedihkan tentang pentingnya keselamatan maritim, terutama bagi moda transportasi wisata. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, jajaran pemerintahan Kota Jambi, dan seluruh masyarakat yang mengenal sosok beliau sebagai pemimpin yang peduli dan visioner. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.