Jaksa Agung Pemprov Jambi: Prioritaskan Ambulans Perairan

Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Dr. Sunarta, dalam kunjungan kerjanya ke Jambi, memberikan penekanan khusus. Ia mendorong Jaksa Agung Pemprov Jambi dan jajarannya untuk memprioritaskan pengadaan ambulans perairan. Ini adalah langkah strategis mengingat kondisi geografis Jambi yang sebagian besar wilayahnya dilintasi sungai besar, seperti Sungai Batanghari.

Arahan dari Jamintel ini menunjukkan kesadaran akan kebutuhan mendesak di daerah terpencil yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Bagi Jaksa Agung Pemprov Jambi, inisiatif ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga terkait pemerataan pelayanan publik. Masyarakat di wilayah pesisir dan bantaran sungai seringkali kesulitan mengakses fasilitas medis darurat.

Prioritas pengadaan ambulans perairan ini sejalan dengan visi Jaksa Agung untuk mendukung program pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat. Jaksa Agung didorong untuk mengawal proyek ini agar berjalan transparan dan akuntabel. Pendampingan hukum dan pengawasan ketat akan dilakukan untuk memastikan anggaran digunakan secara efektif.

Ketersediaan ambulans perairan akan sangat vital dalam situasi darurat medis, terutama di daerah yang akses daratnya terbatas atau bahkan tidak ada. Ini akan mempercepat evakuasi pasien kritis, seperti ibu hamil, lansia, atau korban kecelakaan. Jaksa Agung diharapkan segera menindaklanjuti arahan ini.

Inisiatif ini juga mencerminkan peran Kejaksaan sebagai pengawal pembangunan. Mereka tidak hanya fokus pada penegakan hukum pidana, tetapi juga pencegahan korupsi dalam proyek-proyek strategis. Pengadaan ambulans perairan adalah contoh konkret bagaimana Kejaksaan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Jaksa Agung Pemprov Jambi diharapkan dapat berkoordinasi erat dengan dinas kesehatan, dinas perhubungan, dan pihak terkait lainnya. Perencanaan yang matang mulai dari spesifikasi ambulans, titik penempatan, hingga pelatihan tenaga medis dan awak kapal, semuanya harus diperhatikan.

Selain pengadaan, aspek pemeliharaan dan operasional ambulans perairan juga harus dipikirkan matang-matang. Ketersediaan bahan bakar, suku cadang, dan personel yang siaga 24 jam menjadi kunci keberhasilan program ini. Komitmen jangka panjang sangat diperlukan dari Jaksa Agung Pemprov Jambi dan pemerintah daerah.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif, menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Dengan adanya ambulans perairan, kesenjangan akses kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan yang sulit dijangkau dapat diminimalisir secara signifikan.