Provinsi Jambi, yang dibelah oleh Sungai Batanghari, menyimpan kekayaan kuliner yang unik dan otentik. Jambi Punya Rasa yang khas, didominasi oleh olahan ikan air tawar, bumbu rempah melayu, dan sentuhan durian yang menggugah selera. Menggali setiap hidangan berarti menjelajahi budaya dan sejarah yang terhampar di sepanjang aliran sungai terpanjang di Sumatera ini. Dari hidangan utama hingga camilan, setiap sajian membuktikan bahwa Jambi Punya Rasa yang patut untuk dicicipi dan diapresiasi.
Salah satu kuliner paling ikonik yang menjadi bukti bahwa Jambi Punya Rasa adalah Gulai Ikan Patin Tempoyak. Hidangan ini menggunakan ikan patin segar dari Sungai Batanghari, dimasak dengan kuah kuning kental yang kaya rempah dan fermentasi durian (tempoyak). Rasa asam, gurih, dan sedikit manis dari tempoyak berpadu sempurna dengan lembutnya daging ikan patin, menciptakan sensasi rasa yang unik dan tak terlupakan. Misalnya, di warung makan “Sari Rasa Batanghari” di kawasan pasar tradisional Jambi, hidangan ini selalu menjadi primadona bagi wisatawan dan penduduk lokal setiap hari Rabu, pukul 12:30 WIB.
Selain gulai ikan patin, Jambi juga terkenal dengan Pempek Jambi. Meskipun mirip dengan pempek Palembang, Pempek Jambi memiliki karakteristiknya sendiri, seringkali dengan tekstur yang sedikit lebih kenyal dan cuko (saus cuka) yang berbeda. Varian pempek seperti lenjer, adaan, dan kapal selam bisa ditemukan dengan mudah di berbagai sudut kota. Penjual pempek gerobak di simpang empat lampu merah, misalnya, yang sudah berjualan sejak tahun 1990-an, menjadi saksi bisu kelezatan camilan ini.
Tidak hanya hidangan berat, Jambi Punya Rasa dalam bentuk camilan dan minuman tradisionalnya. Nasi Gemuk, misalnya, adalah sarapan khas Jambi yang kaya rasa, mirip nasi uduk dengan aneka lauk pauk. Untuk hidangan penutup, ada Dodol Kentang yang manis legit, atau Kue Padamaran yang lembut dan harum. Tak ketinggalan minuman segar seperti Es Laksamana Mengamuk, perpaduan mangga kweni, santan, dan es batu yang cocok dinikmati di cuaca tropis Jambi. Keseluruhan kuliner ini menunjukkan betapa beragam dan kayanya khazanah rasa dari Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini, sebuah pengalaman yang tak boleh dilewatkan oleh para pecinta kuliner.